Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia akibat dampak kekeringan memicu fenomena alam yang menarik. Penurunan debit air yang cukup drastis di beberapa bendungan besar membuat sisa-sisa pemukiman warga atau kampung yang dulunya tenggelam akibat proyek pembangunan waduk kini kembali menyembul ke permukaan. Terdapat tiga wilayah di Indonesia yang kembali menampakkan bentuk aslinya saat perairan waduk menyusut.
1. Kampung Somang di Kabupaten Lebak, Banten

Pertama adalah Kampung Somang di Kabupaten Lebak, Banten. Sisa-sisa bangunan di perkampungan padat penduduk yang mulai ditinggalkan warga sejak penggenangan Bendungan Karian tersebut kini tampak kembali setelah elevasi air turun drastis.
2. Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat

Fenomena serupa juga terlihat di Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, di mana surutnya air waduk memperlihatkan kembali bekas jalan beraspal, lahan, serta reruntuhan bangunan lama.
3. Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri

Sementara itu, di Jawa Tengah, penurunan muka air di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, kembali menampakkan area makam-makam kuno yang biasanya hanya muncul ke permukaan saat musim kemarau tiba.
Kemunculan kembali kampung-kampung yang lama hilang ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar dan juga menjadi pengingat akan memori masa lalu sebelum wilayah tersebut dialihfungsikan menjadi kawasan perairan waduk.












