Perayaan malam Halloween di berbagai belahan dunia biasanya identik dengan kostum seram, makhluk gaib, atau tokoh fiksi yang menyeramkan. Namun, tradisi yang dirayakan di Jepang memiliki keunikan tersendiri yang jauh dari kesan menyeramkan, yakni melalui acara tahunan bernama Jimi Halloween (Halloween Sederhana atau Biasa).
Alih-alih mengenakan pakaian hantu, zombi, atau pahlawan super, para peserta justru berdandan sebagai orang-orang biasa yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Kostum yang ditampilkan sangat kreatif dan dekat dengan realitas sosial, mulai dari kasir supermarket yang sedang repot, pekerja kantoran yang kelelahan tertidur di kereta, seseorang yang sedang kesulitan membuka kemasan makanan, hingga turis yang kebingungan membaca peta.
Konsep unik ini pertama kali digagas oleh media Daily Portal Z pada tahun 2014 sebagai alternatif bagi orang-orang yang merasa canggung mengenakan kostum mewah atau menyeramkan. Seiring berjalannya waktu, perayaan ini justru semakin populer dan menarik minat banyak orang di berbagai kota di Jepang karena dianggap lebih santai, jenaka, dan menghibur.















